
Pulang Bersamaku
30 Episodes

Episode 1
Pulang setelah dua tahun merintis sukses, sang wanita karier datang dengan satu tujuan: memberi penghormatan kepada leluhur dan menjemput ibunya ke kota untuk hidup tenang di vila besar yang sudah ia beli. Tapi harapannya hancur seketika saat pintu dibuka—ibunya yang renta justru terbaring di kandang babi yang kotor dan berbau. Hidangan di mangkuk sudah basi, sementara sang ipar tega menyiksa dan mendoakan kematian untuknya.

Episode 2
Pulang setelah dua tahun merintis sukses, sang wanita karier datang dengan satu tujuan: memberi penghormatan kepada leluhur dan menjemput ibunya ke kota untuk hidup tenang di vila besar yang sudah ia beli. Tapi harapannya hancur seketika saat pintu dibuka—ibunya yang renta justru terbaring di kandang babi yang kotor dan berbau. Hidangan di mangkuk sudah basi, sementara sang ipar tega menyiksa dan mendoakan kematian untuknya.

Episode 3
Pulang setelah dua tahun merintis sukses, sang wanita karier datang dengan satu tujuan: memberi penghormatan kepada leluhur dan menjemput ibunya ke kota untuk hidup tenang di vila besar yang sudah ia beli. Tapi harapannya hancur seketika saat pintu dibuka—ibunya yang renta justru terbaring di kandang babi yang kotor dan berbau. Hidangan di mangkuk sudah basi, sementara sang ipar tega menyiksa dan mendoakan kematian untuknya.

Episode 4
Pulang setelah dua tahun merintis sukses, sang wanita karier datang dengan satu tujuan: memberi penghormatan kepada leluhur dan menjemput ibunya ke kota untuk hidup tenang di vila besar yang sudah ia beli. Tapi harapannya hancur seketika saat pintu dibuka—ibunya yang renta justru terbaring di kandang babi yang kotor dan berbau. Hidangan di mangkuk sudah basi, sementara sang ipar tega menyiksa dan mendoakan kematian untuknya.

Episode 5
Pulang setelah dua tahun merintis sukses, sang wanita karier datang dengan satu tujuan: memberi penghormatan kepada leluhur dan menjemput ibunya ke kota untuk hidup tenang di vila besar yang sudah ia beli. Tapi harapannya hancur seketika saat pintu dibuka—ibunya yang renta justru terbaring di kandang babi yang kotor dan berbau. Hidangan di mangkuk sudah basi, sementara sang ipar tega menyiksa dan mendoakan kematian untuknya.

Episode 6
Pulang setelah dua tahun merintis sukses, sang wanita karier datang dengan satu tujuan: memberi penghormatan kepada leluhur dan menjemput ibunya ke kota untuk hidup tenang di vila besar yang sudah ia beli. Tapi harapannya hancur seketika saat pintu dibuka—ibunya yang renta justru terbaring di kandang babi yang kotor dan berbau. Hidangan di mangkuk sudah basi, sementara sang ipar tega menyiksa dan mendoakan kematian untuknya.

Episode 7
Pulang setelah dua tahun merintis sukses, sang wanita karier datang dengan satu tujuan: memberi penghormatan kepada leluhur dan menjemput ibunya ke kota untuk hidup tenang di vila besar yang sudah ia beli. Tapi harapannya hancur seketika saat pintu dibuka—ibunya yang renta justru terbaring di kandang babi yang kotor dan berbau. Hidangan di mangkuk sudah basi, sementara sang ipar tega menyiksa dan mendoakan kematian untuknya.

Episode 8
Pulang setelah dua tahun merintis sukses, sang wanita karier datang dengan satu tujuan: memberi penghormatan kepada leluhur dan menjemput ibunya ke kota untuk hidup tenang di vila besar yang sudah ia beli. Tapi harapannya hancur seketika saat pintu dibuka—ibunya yang renta justru terbaring di kandang babi yang kotor dan berbau. Hidangan di mangkuk sudah basi, sementara sang ipar tega menyiksa dan mendoakan kematian untuknya.

Episode 9
Pulang setelah dua tahun merintis sukses, sang wanita karier datang dengan satu tujuan: memberi penghormatan kepada leluhur dan menjemput ibunya ke kota untuk hidup tenang di vila besar yang sudah ia beli. Tapi harapannya hancur seketika saat pintu dibuka—ibunya yang renta justru terbaring di kandang babi yang kotor dan berbau. Hidangan di mangkuk sudah basi, sementara sang ipar tega menyiksa dan mendoakan kematian untuknya.

Episode 10
Pulang setelah dua tahun merintis sukses, sang wanita karier datang dengan satu tujuan: memberi penghormatan kepada leluhur dan menjemput ibunya ke kota untuk hidup tenang di vila besar yang sudah ia beli. Tapi harapannya hancur seketika saat pintu dibuka—ibunya yang renta justru terbaring di kandang babi yang kotor dan berbau. Hidangan di mangkuk sudah basi, sementara sang ipar tega menyiksa dan mendoakan kematian untuknya.
