
Kesempatan Kedua
57 Episodes

Episode 31
Saat ulang tahun pernikahan ke-10, Dewi Maharni meregang nyawa di tangan suaminya, Bagus Pratama, hanya karena Ayu Handayani—wanita yang ia cintai—telah tiada. Setelah diberi kesempatan hidup kembali, Dewi justru membuat Bagus sadar bahwa hati pria itu sejak awal tertuju padanya, bukan pada Ayu. Kini, Dewi telah menetapkan Rizal Arsyah sebagai Pangeran Permaisuri. Akankah hidup keduanya masih membawa ujung yang sama kejamnya?

Episode 32
Saat ulang tahun pernikahan ke-10, Dewi Maharni meregang nyawa di tangan suaminya, Bagus Pratama, hanya karena Ayu Handayani—wanita yang ia cintai—telah tiada. Setelah diberi kesempatan hidup kembali, Dewi justru membuat Bagus sadar bahwa hati pria itu sejak awal tertuju padanya, bukan pada Ayu. Kini, Dewi telah menetapkan Rizal Arsyah sebagai Pangeran Permaisuri. Akankah hidup keduanya masih membawa ujung yang sama kejamnya?

Episode 33
Saat ulang tahun pernikahan ke-10, Dewi Maharni meregang nyawa di tangan suaminya, Bagus Pratama, hanya karena Ayu Handayani—wanita yang ia cintai—telah tiada. Setelah diberi kesempatan hidup kembali, Dewi justru membuat Bagus sadar bahwa hati pria itu sejak awal tertuju padanya, bukan pada Ayu. Kini, Dewi telah menetapkan Rizal Arsyah sebagai Pangeran Permaisuri. Akankah hidup keduanya masih membawa ujung yang sama kejamnya?

Episode 34
Saat ulang tahun pernikahan ke-10, Dewi Maharni meregang nyawa di tangan suaminya, Bagus Pratama, hanya karena Ayu Handayani—wanita yang ia cintai—telah tiada. Setelah diberi kesempatan hidup kembali, Dewi justru membuat Bagus sadar bahwa hati pria itu sejak awal tertuju padanya, bukan pada Ayu. Kini, Dewi telah menetapkan Rizal Arsyah sebagai Pangeran Permaisuri. Akankah hidup keduanya masih membawa ujung yang sama kejamnya?

Episode 35
Saat ulang tahun pernikahan ke-10, Dewi Maharni meregang nyawa di tangan suaminya, Bagus Pratama, hanya karena Ayu Handayani—wanita yang ia cintai—telah tiada. Setelah diberi kesempatan hidup kembali, Dewi justru membuat Bagus sadar bahwa hati pria itu sejak awal tertuju padanya, bukan pada Ayu. Kini, Dewi telah menetapkan Rizal Arsyah sebagai Pangeran Permaisuri. Akankah hidup keduanya masih membawa ujung yang sama kejamnya?

Episode 36
Saat ulang tahun pernikahan ke-10, Dewi Maharni meregang nyawa di tangan suaminya, Bagus Pratama, hanya karena Ayu Handayani—wanita yang ia cintai—telah tiada. Setelah diberi kesempatan hidup kembali, Dewi justru membuat Bagus sadar bahwa hati pria itu sejak awal tertuju padanya, bukan pada Ayu. Kini, Dewi telah menetapkan Rizal Arsyah sebagai Pangeran Permaisuri. Akankah hidup keduanya masih membawa ujung yang sama kejamnya?

Episode 37
Saat ulang tahun pernikahan ke-10, Dewi Maharni meregang nyawa di tangan suaminya, Bagus Pratama, hanya karena Ayu Handayani—wanita yang ia cintai—telah tiada. Setelah diberi kesempatan hidup kembali, Dewi justru membuat Bagus sadar bahwa hati pria itu sejak awal tertuju padanya, bukan pada Ayu. Kini, Dewi telah menetapkan Rizal Arsyah sebagai Pangeran Permaisuri. Akankah hidup keduanya masih membawa ujung yang sama kejamnya?

Episode 38
Saat ulang tahun pernikahan ke-10, Dewi Maharni meregang nyawa di tangan suaminya, Bagus Pratama, hanya karena Ayu Handayani—wanita yang ia cintai—telah tiada. Setelah diberi kesempatan hidup kembali, Dewi justru membuat Bagus sadar bahwa hati pria itu sejak awal tertuju padanya, bukan pada Ayu. Kini, Dewi telah menetapkan Rizal Arsyah sebagai Pangeran Permaisuri. Akankah hidup keduanya masih membawa ujung yang sama kejamnya?

Episode 39
Saat ulang tahun pernikahan ke-10, Dewi Maharni meregang nyawa di tangan suaminya, Bagus Pratama, hanya karena Ayu Handayani—wanita yang ia cintai—telah tiada. Setelah diberi kesempatan hidup kembali, Dewi justru membuat Bagus sadar bahwa hati pria itu sejak awal tertuju padanya, bukan pada Ayu. Kini, Dewi telah menetapkan Rizal Arsyah sebagai Pangeran Permaisuri. Akankah hidup keduanya masih membawa ujung yang sama kejamnya?

Episode 40
Saat ulang tahun pernikahan ke-10, Dewi Maharni meregang nyawa di tangan suaminya, Bagus Pratama, hanya karena Ayu Handayani—wanita yang ia cintai—telah tiada. Setelah diberi kesempatan hidup kembali, Dewi justru membuat Bagus sadar bahwa hati pria itu sejak awal tertuju padanya, bukan pada Ayu. Kini, Dewi telah menetapkan Rizal Arsyah sebagai Pangeran Permaisuri. Akankah hidup keduanya masih membawa ujung yang sama kejamnya?
