
Andika Sang Praktisi
67 Episodes

Episode 61
Terlahir sebagai anak buangan yang bisu, Andika menyimpan kemampuan sastra yang tak terduga sejak masih berusia 10 tahun. Pada pesta ulang tahun Raja Selatan, ia mengangkat sumpah untuk membalas keadilan bagi ibunya yang telah meninggal—dan menentukan apakah Keluarga Iskandar akan berjaya atau binasa.

Episode 62
Terlahir sebagai anak buangan yang bisu, Andika menyimpan kemampuan sastra yang tak terduga sejak masih berusia 10 tahun. Pada pesta ulang tahun Raja Selatan, ia mengangkat sumpah untuk membalas keadilan bagi ibunya yang telah meninggal—dan menentukan apakah Keluarga Iskandar akan berjaya atau binasa.

Episode 63
Terlahir sebagai anak buangan yang bisu, Andika menyimpan kemampuan sastra yang tak terduga sejak masih berusia 10 tahun. Pada pesta ulang tahun Raja Selatan, ia mengangkat sumpah untuk membalas keadilan bagi ibunya yang telah meninggal—dan menentukan apakah Keluarga Iskandar akan berjaya atau binasa.

Episode 64
Terlahir sebagai anak buangan yang bisu, Andika menyimpan kemampuan sastra yang tak terduga sejak masih berusia 10 tahun. Pada pesta ulang tahun Raja Selatan, ia mengangkat sumpah untuk membalas keadilan bagi ibunya yang telah meninggal—dan menentukan apakah Keluarga Iskandar akan berjaya atau binasa.

Episode 65
Terlahir sebagai anak buangan yang bisu, Andika menyimpan kemampuan sastra yang tak terduga sejak masih berusia 10 tahun. Pada pesta ulang tahun Raja Selatan, ia mengangkat sumpah untuk membalas keadilan bagi ibunya yang telah meninggal—dan menentukan apakah Keluarga Iskandar akan berjaya atau binasa.

Episode 66
Terlahir sebagai anak buangan yang bisu, Andika menyimpan kemampuan sastra yang tak terduga sejak masih berusia 10 tahun. Pada pesta ulang tahun Raja Selatan, ia mengangkat sumpah untuk membalas keadilan bagi ibunya yang telah meninggal—dan menentukan apakah Keluarga Iskandar akan berjaya atau binasa.

Episode 67
Terlahir sebagai anak buangan yang bisu, Andika menyimpan kemampuan sastra yang tak terduga sejak masih berusia 10 tahun. Pada pesta ulang tahun Raja Selatan, ia mengangkat sumpah untuk membalas keadilan bagi ibunya yang telah meninggal—dan menentukan apakah Keluarga Iskandar akan berjaya atau binasa.
