Usai meraih gelar juara dengan susah payah, ia hanya ingin pulang. Tapi kenyataan berbalik: ayahnya ternyata seorang pangeran. Karena kaisar tak punya anak, ia dibina tanpa sepengetahuannya sebagai calon pewaris. Menembus satu demi satu ujian, ia menaklukkan musuh asing dan akhirnya menerima persatuan itu.