Bukan darah daging keluarga itu, putri keempat justru hidup sebagai putri palsu. Saat orang-orang yang ia cintai berada dalam bahaya, ia tak punya pilihan selain menerima perjanjian dingin dan melangkah sebagai pengantin pengganti untuk menikahi lelaki kaya. Ia mengira kebahagiaannya sudah harus dikubur, padahal takdir justru mempertemukannya dengan pasangan sejati.