Setelah menembus waktu ke era modern, Leluhur Xuanmen justru menjadi anak kandung keluarga kaya yang terlantar di luar rumah. Saat mengenal keluarga barunya, ia sadar bahwa kedua orang tuanya di kehidupan ini memiliki virtue dan kebaikan yang sangat berguna bagi kultivasi keabadiannya, jadi ia memilih untuk bertahan. Tetapi anak angkat itu tak sudi menerimanya dan terus memunculkan masalah karena iri.